Terduga Bandar Sabu Ini Mengaku Berprofesi Sebagai Wartawan Media Online

Agustus 8, 2018
0   142 views 0

PROGRES.ID, REJANG LEBONG – Satuan Reserse Narkoba Polres Rejang Lebong Provinsi Bengkulu mengamankan dua tersangka yang diduga bandar nakoba jenis sabu. Seorang diantaranya mengaku sebagai wartawan media daring (online) yang berkantor di Bengkulu.

Kasat Nakoba, Iptu Sampson Sosa Hutapea mengatakan kedua tersangka yang diamankan berinisial Jh (53 Tahun) warga kelurahan Air Rambai Curup. Barang bukti yang diamankan darinya, adalah satu paket kecil narkoba jenis sabu, satu buah bong (alat hisap) dan uang sebanyak yang Rp 1.505.000 diduga hasil transaksi narkoba. Untuk tersangka, Ds (43 Tahun) warga kelurahan Air Kecamatan Curup Tengah dengan barang bukti, 13 paket sabu, satu kotak rokok tempat menyimpan sabu, dua unit HP, dan uang sebanyak Rp 5 Juta.

Bandar sabu

Satres Narkoba Polres RL menggelar konferensi pers usai menangkap dua orang yang diduga bandar sabu | Foto: Hasan Basri/PROGRES.ID

“Tersangka Jh kita tangkap di rumahnya, Senin (6/8/2018) jam 11.00 WIB belum lama usai transaksi. Selang sehari kemudian (Selasa, 7/8/18) sekitar jam 10 pagi kita juga berhasil menangkap tersangka Ds yang diduga sebagai bandar narkoba jenis sabu di kelurahan Suka Raja,” ungkap Kasat Narkoba Polres Rejang Lebong, Iptu Sampson Sosa Hutapea kepada Progres.id saat konferensi pers, Rabu (8/8/2018).

Pengakuan sementara tersangka Jh kepada penyidik, ia baru lima kali transaksi. Sedangkan tersangka Ds sudah enam bulan menjalankan bisnis haram tersebut.

“Paket yang dijual bervariasi, mulai dari harga Rp 100 Ribu, Rp 150 Ribu dan Rp 300 Ribu,” ujar Sampson.

Kedua tersangka saat ini masih ditahan di Mapolres untuk menjalani pemeriksaan. Mereka diancam dengan Undang- undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal Empat tahun penjara.(asb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *