Sebelum Lion Air JT 610 Jatuh, Rencananya Dewi Herlina Akan Pantau Kebijakan B20 di Pangkalpinang

Oktober 31, 2018
0   1.1K views 0
Dewi herlina korabn di lion air

Dewi Herlina, salah seorang pegawai Kementerian ESDM yang menjadi korban jatuhnya Lion Air JT 610 di perairan Karawang (Foto: Facebook)

PROGRES.ID, JAKARTA – Dewi Herlina, salah seorang dari 3 pegawai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menjadi korban Lion Air JT 610 yang  jatuh di perairan Tanjung Karawang rencananya akan ke Pangkalpinang, Bangka Belitung untuk memantau kebijakan program campuran biodiesel pada minyak solar 20 persen (B20).

Perempuan asal Curup, Kabupaten Rejang Lebong tersebut menumpang Lion Air JT 610 bersama Kepala Seksi Niaga Gas Bumi Direktorat Hilir Inayah Fatwa Kurnia Dewi dan Analis Kegiatan Usaha Hilir Migas Jannatun Cintya Dewi.

Diceritakan Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM Agung Pribadi, ketiganya memang ada dalam manifes Lion Air JT 610 yang berangkat Senin pagi (29/10/2018).

“Ada di manifes, ketiganya pegawai terbaik yang akan melaksanakan tugas pengawasan penerapan B20,” ujar Agung saat dikonfirmasi Kontan.co.id.

Kementerian ESDM, lanjut Agung, terus berkoordinasi dengan Basarnas dan Lion Air di crisis center guna memantau informasi terbaru untuk memastikan status dari ketiganya.

Baca Juga:

Sebelumnya, diberitakan Progres.id, orang tua Dewi Herlina, Sahirman dan Ridamsi telah diberangkatkan dari Rejang Lebong ke Jakarta untuk mengetahui informasi terkini tentang status  putrinya tersebut.(asb/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *