Rejang Lebong Rawan Gizi Buruk

Juli 23, 2018
Berita Utama Kesehatan 0   42 views 0

Wakil bupati Rejang Lebong, Iqbal Bastari saat mengunjungi penderita gizi buruk di RSUD Curup/foto: Hasan Basri/PROGRES.ID

PROGRES.ID, REJANG LEBONG– Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dalam kurun waktu empat bulan sejak Maret- Juli 2018 sudah tercatat 5 anak yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Curup. Seorang diantaranya meninggal dunia yakni Sera (12) bulan, warga asal Kecamatan Kota Padang.
“Dari catatan kami sejak bulan Maret- Juli 2018 ada lima orang Balita yang menjalani perawatan karena menderita gizi buruk,” ungkap Harmansyah Kepala Bidang Pelayanan RSUD Curup, Senin (23/07/2018).
Ia juga mengatakan bahwa pada bulan Juli ini ada lima orang yang menjalani perawatan yakni Yusuf (6) bulan warga Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang, Wandapa warga Desa Blitar Kecamatan Sindang Kelingi, Rangga ( 5) bulan warga Desa Lawang Agung Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Puspita (4) tahun dan Alparizi (14) bulan keduanya saudara kandung dari Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang.
“Puspita baru saja pulang ke rumah setelah menjalani perawatan selama enam hari. Sedangkan Alparezi masih menjalani perawatan,” kata Sri Winarni(34) orang tua Puspita dan Alparezi.
Firman (33) orang tua Rangga mengatakan sejak satu setengah bulan lalu anaknya di asuh kakaknya, hal tersebut dikarenakan istrinya sudah meninggal dunia.
“Selama anaknya sakit Rangga diasuh kakak perempuanya dan setelah dibawa ke perawat kesehatan di desanya.  Oleh perawat anak saya dirujuk ke Rumah Sakit,” tutur Firman.
Pihak Rumah Sakit memberikan perhatian khusus kepada pasien gizi buruk. Setidaknya tiga orang ahli gizi terus mendampingi dan memantau pemulihan kesehatan mereka selama menjalani perawatan.
Wakil Bupati Rejang Lebong Iqbal Bastari saat mengunjungi penderita gizi buruk di RSUD Curup mengatakan dengan telah ditemukannya beberapa orang yang menderita gizi buruk hal ini menunjukkan bahwa perhatian para petugas kesehatan terhadap masyarakat cukup baik, sehingga yang sakit bisa segera diobati.(asb)
Imbauan PUPRPKP RL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *