Perubahan Iklim, Tanaman Cabai di Serang Penyakit Kuning

Juli 25, 2018
0   46 views 0

Petani cabai/foto: Hasan Basri/PROGRES.ID

PROGRES.ID, REJANG LEBONG- Petani cabai di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, mengeluhkan menyebarnya virus kuning yang menyebabkan daun tanaman cabai mereka menjadi kuning dan mengakibatkan produksi cabai menjadi turun.
“Produksi panen cabai kami menjadi turun yang biasanya setiap kali panen dengan lahan setengah hektar ini mencapai 500 kilogram, kini hanya sekitar 150 kilogram,” kata Riko (25) warga Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur kepada Progres.id di lahan kebunnya Rabu (25/07/2018).
Diterangkan Riko penyakit daun kuning ini diduga akibat dari pengaruh cuaca dan iklim ya ng tak menentu akhir-akhir ini.
“Mungkin pengaruh cuaca sebelumnya kemarau dan iklimnya sangat panas. Sehingga daun menjadi kuning lama kelamaan daun dan buahnya menjadi rontok,” terang Riko.
Penyakit daun kuning ini tidak hanya melanda lahan miliknya saja tapi hampir semua lahan petani di sekitarnya mengalami hal yang sama. Akibat penyakit kuning ini dirinya khawatir merugi, biasanya mencapai belasan kali panen namun kali ini paling 6- 7 kali bisa dipanen.
Namun ia sedikit beruntung karena telah menjadi pemasok tetap di salah satu gudang cabai, serta selalu menanam cabai tanpa pernah mengganti ke tanaman lainnya, saat kondisi harga cabai di pasaran turun hingga Rp.18 ribu rupiah perkilogramnya cabai miliknya tetap dibeli dengan harga Rp 25 ribu rupiah oleh pemilik gudang langganannya.
“Beruntung saya pemasok tetap salah satu gudang, saat ini untuk cabai saya dibeli dengan harga Rp 25 ribu rupiah oleh gudang langganan saya,” kata Riko.(asb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *