Memprihatinkan, Suami Menderita Stroke Istri Bingung Butuh Biaya Pengobatan

Mei 30, 2018
0   147 views 0

PROGRES.ID REJANG LEBONG– Panio (68) warga dusun 2 Desa Pal Delapan Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, sejak setahun silam menderita strok. Saat ini ia hanya terbaring di gubuk yang kondisinya memprihatinkan. Dengan setia sang isteri yang dalam kondisi linglung senantiasa menjaga Panio. Kondisi badan kakek tua itu semakin tidak berdaya, siang malam hanya diatas kasur tipis dengan kondisi tidak terawat.

Panio pernah diobati oleh petugas Puskesmas setempat hanya saja belum dapat di sembuhkan. Untuk merujuk ke Rumah Sakit tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit apalagi ia tidak memiliki BPJS,
sementara itu JKN KISS hingga kini belum diterimanya.

Panio yang terbaring sakit didampingi sang isteri/foto: Hasan Basri/PROGRES.ID

Kondisi keluarga Panio ini menjadi pembicaraan banyak orang hingga ke media sosial, bahkan Wakil
Bupati Rejang Lebong Iqbal Bastari sempat menerima pesan melalui WhatsApp (WA) yang mengatakan
selama Panio sakit tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Melihat kenyataan tersebut Wakil Bupati Rejang Lebong Iqbal Bastari bersama Kepala Dinas Sosial Zulfan Efendi didampingi anggota DPRD Rejang Lebong Wahono langsung bergerak untuk melihat kondisi sebenarnya Panio.

” Kedatangan kami kesini untuk melihat kondisi Panio secara langsung sekaligus ingin membuktikan
benar atau tidak seperti yang dikabarkan di media sosial tersebut,” terang Iqbal Bastari Rabu (30/5/18)
kepada Progres.id.

Diakuinya, jika melihat kondisi kesehatan dan tempat tinggalnya memang tergolong tidak layak, namun
tidak benar kalau Panio belum pernah mendapat perhatian dari Pemerintah.

Pemerintah Daerah menyalurkan bantuan ke keluarga Panio/Foto: Hasan Basri/PROGRES.ID

“Selama ini mereka sudah dibantu. Upaya pengobatan oleh petugas Puskesmas setempat sudah, bantuan non tunai, dana Program Keluarga Harapan (PKH) dan rumahnya sudah masuk di program bedah rumah oleh dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Untuk biaya pengobatan selanjutnya sedang kita upayakan,” ujar Iqbal.

Anggota DPRD Rejang Lebong Wahono mengharapkan agar perangkat Pemerintahan Desa jika
menemukan warganya dalam kondisi tak berdaya seperti Panio agar segera melaporkannya kepada pihak terkait supaya bisa segera diatasi.

“ Perangkat Pemeritahan Desa jangan diam jika ada warganya yang butuh pertolongan. Jangan hanya
mengeluh di media sosial,” ingat Wahono.

Pada kesempatan itu pula Dinas Sosial memberikan bantuan pangan kebutuhan sehari- hari seperti selimut, tikar dan paket peralatan keluarga.(asb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *