Kondisi Keluarga Memprihatinkan, Balita Gizi Buruk di Rejang Lebong Butuh Bantuan Biaya Berobat

Juli 5, 2018
0   91 views 0

Ibu bersama buah hatinya yang saat ini menderita gizi buruktengah berada di RSUD/foto:Hasan Basri/PROGRES.ID

PROGRES.ID, REJANG LEBONG– Zera (12 bulan) warga Desa Renah Kandis Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup, karena menderita gizi buruk.

Anak ketiga seorang janda bernama Lena (37) ini menderita sakit sejak Empat bulan lalu. Sejak anaknya
menderita sakit ia tidak pernah membawa anaknya berobat secara medis, karena berada di perkebunan. Untuk berobat ke Puskesmas ia terpaksa harus menempuh perjalanan selama tiga jam.

“Selama sakit anak saya hanya berobat secara kampung. Untuk berobat ke Puskesmas selain jauh juga
tidak punya biaya,” terang Lena kepada Progres.id Kamis (05/07/2018).

Diceritakan Lena, saat anaknya dibawa ke Rumah Sakit dirinya tidak ada persiapan apa- apa. Niatnya
pada dua hari lalu hanya berobat ke Puskesmas Kota Padang namun, karena kondisi anaknya sudah
sangat mengkhawatirkan, oleh kepala Puskesmas dan perawat anaknya dilarikan ke Rumah Sakit untuk
berobat.

“Jangankan biaya berobat untuk makan sehari- hari selama di Rumah Sakit saja tidak ada. Beruntung
beberapa keluarga pasien yang ada di ruangan Mawar kelas tiga ada yang berbaik hati. Mereka secara
bergantian memberikan makanan bahkan ikut merawat anaknya,” ujar Lena.

Kasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Yankesmas) Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Asri mengatakan
pihaknya sudah berusaha untuk membantu biaya pengobatan hanya saja terkendala kelengkapan
administrasi karena yang bersangkutan belum mempunyai kartu keluarga.

“Kita sudah berupaya untuk membantu biaya pengobatan melalui dana Pemerintah Daerah hanya saja
terkendala masalah kelengkapan administrasi, karena orang tuanya belum memiliki Kartu Keluarga (KK). Kita berharap pihak Dinas Sosial ikut serta menanggulangi biaya pengobatan balita gizi buruk
ini,” harap Asri. (Asb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *