Diduga Bunuh Pasangan Lansia, 4 Bocah Ini Jalani 28 Adegan Reka Ulang

Mei 22, 2018
Hukum dan Kriminal 0   71 views 0

PROGRES.ID, REJANG LEBONG – Empat dari lima tersangka pembunuhan terhadap pasangan lanjut usia (lansia), Salani (75 Tahun) dan Hazima (72 Tahun) menjalani reka ulang (rekonstruksi) adegan dugaan pembunuhan.

Lima tersangka adalah RA (17 Tahun), BI (14 Tahun), RR (14 Tahun), DH (13 Tahun) dan GE (18 Tahun). Diduga pembunuhan terhadap warga Desa Cawang Lama kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu tersebut terjadi sekira pukul 00.30 WIB Selasa, 12 Desember 2017.

Lima bulan pascakejadian, Kepolisian Resort Rejang Lebong berhasil membekuk para tersangka dari persembuyiannya pada 17 Mei 2018.

“Setelah menjalani pemeriksaan intensif, dan untuk melengkapi berkas kelima tersangka, hari ini (Selasa, 22/5/18) kami lakukan rekonstruksi bagaimana kejadian yang sebenarnya dilakukan lima tersangka terhadap kedua korban,” terang Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, SIK dan Kapolsek Curup Iptu Sukardi yang didampingi 3 jaksa penuntut umum, Nurdianti, Dwina, dan Luky Selvano serta penasihat hukum kelima tersangka.

Dari pantauan jurnalis, rekontruksi yang dilakukan di ruang PPA polres siang tadi ada 28 adengan. Reka ulang ini menggambarkan aksi terjadi diawali dengan motif perampokan dan akhirnya terjadi pembunuhan.

Adegan rekonstruksi diawali dengan pertemuan RA, BI dan RR di rumah BI. Saat itu, RA mengajak BI dan RR untuk membunuh suami istri korban. Pasalnya, RA mengaku sakit hati dengan kedua korban. “Aku ada sakit hati dengan orang. Kalau kamu mau nanti aku kasih uang Rp 2 juta. Kita bunuh orang itu dan barang-barangnya kita ambil. Orangnya sudah tua dan tidak mungkin melawan,” kata RA yang disetujui BI dan RR. Lalu, RA menyuruh BI dan RR untuk mengecek rumah korban.

Adegan reka ulang

Adegan reka ulang yang diperankan para tersangka | Foto: Hasan Basri/PROGRES RL

Menariknya, adegan menghabisi nyawa korban mulai dari mencekik, memukul, hingga menusuk leher korban dan membekap muka menggunakan bantal serta menutupi mayat korban semua dilakukan empat tersangka yang masih dibawah umur bahkan dua diantaranya pernah berurusan dengan hukum. Sedangkan tersangka, GE yang sudah dewasa secara hukum hanya bertugas menjaga situasi di luar rumah korban.

Saat ini kelima tersangka masih ditahan di Mapolres Rejang Lebong. Mereka dijerat dengan pasal 340 KUHP jo pasal 55 KUHP subsider pasal 338 KUHP jo pasal 55 KUHP dan pasal 365 ayat (1), (2), (3), dan ayat (4) KUHP. Dengan acaman pidana penjara seumur hidup.(asb)

Imbauan PUPRPKP RL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *