Ayo Dampingi Anak 15 Menit Membaca Buku

November 29, 2018
0   104 views 0
Ketua Persit

Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Kiban Cabang XXI Yonif 144/ JY Koorcab Rem 041 PD II / Sriwijaya Kabupaten Rejang Lebong, Novi Andri Hadiyanto saat diwawancarai jurnalis (Foto: Hasan Basri/PROGRES RL)

PROGRES.ID, REJANG LEBONG – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Kiban Cabang XXI Yonif 144/ JY Koorcab Rem 041 PD II / Sriwijaya Kabupaten Rejang Lebong, Novi Andri Hadiyanto, mengajak orang tua murid sedini mungkin harus mendekatkan anak- anaknya dengan dunia buku yang bermutu. Buku- buku yang mampu melahirkan pemahaman, dan meningkatkan keterampilan. Ini disampaikanya pada acara Parenting Literasi Keluarga TK Kartika II-21 10 menit tiap hari dengan tema “Ayah Bunda membacakan buku” di gedung pertemuan Batalyon Yonif 144/JY Rejang Lebong, Rabu (28/11/2018).

“Dalam kegiatan ini kita mengajak para orang tua murid mendampingi anak-anaknya membaca buku non pelajaran selama 15 menit setiap hari,” kata Nyonya Novi Andri Hardiyanto, kepada Progres.id.

Gerakan literasi sekolah ini lanjutnya memperkuat gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana dituangkan dalam peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015. Ajakan ini juga karena Taman Kanak-kanak Kartika II- 21 binaanya menjadi pemenang di tingkat Nasional mewakili Provinsi Bengkulu terhadap gerakan membaca buku.

“Harapan saya, gerakan membaca buku ini dapat ditiru oleh orang tuanya. Sebab sulit berharap anak mencintai buku jika orangtuanya ternyata tak menyukai buku, dan hanya bisa menyuruh anaknya saja senang membaca buku,” pungkas Novi.

Ketua Tim Penggerak PKK Rejang Lebong, Fitri Hertikasari Hijazi, bertekad gerakan membaca ini harus digalakan oleh masyarakat Rejang Lebong, untuk menekan banyaknya buta aksara.

“Kita terus berupaya menggencarkan gerakan membaca sampai kepelosok desa yang selama ini belum terjangkau,” tegas Fitri.

Untuk diketahui di Kabupaten Rejang Lebong tercatat sebanyak 486 orang buta aksara namun, terbanyak orang yang sudah lanjut usia.(asb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *